
Sebuah drone pengiriman milik Amazon terlihat tertutup asap dan tergeletak di tanah setelah menabrak sebuah gedung apartemen di Richardson, Texas (AS).
Menurut laporan The New York Post, insiden tersebut terjadi hanya dua minggu setelah program Amazon Prime Air sempat ditangguhkan menyusul laporan tabrakan lainnya.
Kecelakaan terbaru ini direkam dalam video oleh Cesarina Johnson, yang melihat drone Amazon MK30 sedang beroperasi di depan apartemennya pada 4 Februari, menurut USA Today.
Drone tersebut diduga menabrak gedung sebelum jatuh ke tanah di dekat pintu masuk utama. “Itu tidak terdengar baik,” ujar Johnson saat merekam asap yang keluar dari baling-baling drone.

Johnson mengatakan kepada Fox 4 News bahwa ia bisa mencium “bau terbakar” yang berasal dari drone tersebut. Petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan memeriksa perangkat itu.
Mereka membantu para pekerja Amazon mengumpulkan bagian-bagian drone dan memuatnya ke dalam truk. “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan sedang secara aktif menyelidiki penyebab insiden ini,” kata juru bicara Amazon kepada The Post.
WATCH: Amazon delivery drone crashes into the side of an apartment building in North Texas
Richardson firefighters responded but said the drone never caught fire. No one was injured
Amazon apologized and is investigating the incident
The company is handling minor repairs to… pic.twitter.com/saCAu54UqQ
— Unlimited L’s (@unlimited_ls) February 6, 2026
+ AS menuntaskan kontrak 11 kapal pemecah es dan memperluas kehadiran strategis di Arktik
Foto dan video: Amazon / X @unlimited_ls. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
